Pengantar Tidur


Malam itu, aku membaca sMs yang masuk inbox ku dan terciptalah kisah pengantar tidur ku malam itu. sMs dari Kawan, Saudara juga seseorang yang senang mengapresiasikan dirinya untuk anak-anak dan untuk Indonesia.

"Tante terusin ya tante, Bintang kecil di langit yang tinggi.....", ucap Abie.

"Amat banyak menghias angkasa, aku ingin terbang dan menari jauh tinggi ke tempat kau berada", ku teruskan lagu Bintang Kecil milik Abie.

"Pelangi-pelangi alangkah indah mu, lanjut tante".

"Merah kuning hijau. Meletus balon ungu hati ku sangat kacau", bales ku ketawa.

"Ya tante, merah kuning hijau dilangit yang biru.."

"pelukismu agung siapa gerangan? Pelangi-pelangi ciptaan Tuhan".

"Hore, tante Hebat. Ini tante, Desa ku yang ku cinta pujaan hatiku...ayo tante".

"Tempat Ayah dan Bunda, dan handai taulan. tak mudah ku lupakan tak mudah bercerai selalu ku rindukan desa ku logandeng".

"Tante, Logandeng desa tante yach? Ambilkan bulan bu ambilkan bulan bu...lanjut tante".

"Untuk menerangi tidurku yang gelap mati lampu karena tak bayar listrik. Salah deng untuk menerangi tidurku yang lelap dimalam gelap".

"Tante suka gelap-gelapan. Ambilkan bulan bu ambilkan bulan bu yang selalu bersinar di langit. dilangit bulan benderang cahayanya sampai ke bintang".

"Ambilakan bulan bu untuk menerangi tidurku yang lelap di malam gelap. Tik tik bunyi hujan, ayuk terusin", balas ku.

"Diatas genting airnya turun basah semua karena gentengnya bocor...", jawab Abie sambil tertawa.

"yang bener airnya turun tidak terkira coba kau tengok pohon dan ranting basah semua. Dedek belum ngantuk?" tanya ku karena aku sudah mulai ngantuk malam itu.

Malam yang sepi aku bermain tebak lagu dengan ponakan ku ( udah tua ) untuk mengingatkan akan lagu-lagu anak-anak Indonesia yang sudah jarang dinyanyikan oleh anak-anak Indonesia saat ini. Seakan mereka tak tahu akan adanya lagu-lagu kekayaan bangsa ini. Ponakan ku ( udah tua ), dia yang inisiatif mengajak aku untuk kembali mengingatnya. Tapi memang ada lagu yang tak ku ketahui dari lagu yang kami nyanyikan bersama.

"Oh amelia gadis kecil, lanjut tante".

"Amelia sekarang sudah jadi gadis dewasa", jawab ku sambil tertawa karena memang aku tak pernah mendengar lagu ini sebelumnya, atau mungkin lupa.

"Ya tante gak bisa ya lagunya. Haduh tante".

Aku sedikit malu juga karena tidak bisa menyanyikan lagu "O Amelia" ciptaan At Mahmud
Baru ku tau liriknya,
O Amelia gadis cilik lincah nian
Tak pernah sedih riang selalu sepanjang hari
O Amelia gadis cilik riang nian
Di mana-mana Amelia temannya banyak

Inilah lirik lagu O Amelia.

Kembali ke malam itu tebak lagu masih terus kami lakukan.

"Naik kereta api, ayo tante", rengek Abie.

"Tut..tut..tut...Kiri kanan kulihat saja banyak gelandangan", pikiranku sudah berada di sekitar rel kereta api.

"Ya tante salah yang benar naik kereta api tut tut tut..bolehlah naik dengan percuma alias gratis".

"Hehe...ke bandung rumah Abie sampai Jogja rumah tante", ku baru menyadari jawabanku salah.

"Iya,kalau yang tadi itu lagunya naik-naik ke puncak gunung tante".

"Oke. Kalau gitu ini, pada hari minggu ku ikut Ayah ke sawah",

"Cangkul-cangkul-cangkul yang dalam menanam jagung".

"Kok mencangkul?" aku ketawa

"Kan tante ngajaknya ke sawah bukan Pada hari minggu ku turut ayah ke kota, naik delman istimewa ku duduk di muka. ku duduk samping Pak kusir yang sedang bekerja.mengendarai kuda supaya baik jalannya.Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk....", jawab Abie.

Aku tertawa sendiri di atas kasur, sambil membaca sMs Abie, ponakan ku ( udah tua ). Aku pun berkhayal dia dirumahnya sana tertawa membaca sMsan malam itu.

"Ya udah Liat kebun ku penuh dengan bunga...lanjut".

Lama ku tunggu jawaban Abie, tapi tak ada jawabnya. Aku pun perlahan-lahan memasuki alam mimpi ku, tanpa ada lagu Mieny bobok on Mieny bobok kalau tidak bubuk Abie nangis.

Dan dalam hitungan detik, entah sudah sampai mana malam itu aku terlelap jauh dalam mimpi. Mimpi kembali menjadi seorang gadis kecil, ku ingin seperti "Amelia" yang mempunyai keceriaan bukan Mieny kecil yang jauh dari bahagia.


Wonosari. Agust. 22.2010 / 15.20
( kisah ku sebelum bobok Rabu malam Agust. 18/10 )
Kisah untuk Ponakan ku, My Brada yang perhatian pada Dunia anak-anak Indonesia

19 Response to "Pengantar Tidur"

  1. sandi says:

    aku belum ngantuk neh !!

    wah masih hapal lagu2 sewaktu kecil ya, aku udah agak lupa, hehe

    yah,,bru ja bngun nih,,hihihihi

    Taufik says:

    sob ane bingung mesti lkomentar gimana.....
    hehehe pissss
    eh iya ini nin komennya
    jangan lupa PIPIS sebelum tidur hehehe

    Blog walking bos. Pengen tanya kalau mengarahkan link di blogmu kok seperti ada air hujan tuh berjatuhan. Giaman caranya?

    Ka Damar says:

    aku tidurnya menjelang subuh

    Di sini banyak banget imajinatifnya, ceritanya keren-keren,,,,,

    Bener kata pak asis imajinasinya baguss, Lanjutkan! Jangan lupa kunjungan balik dan komengnya ya !! (^.^)

    budi2610 says:

    Ceritanya bagus banget, i like it mieny.

    WAH.... jadi ngantuk nih.... ceritanya bagus...

    Cerita untuk membuat ngatk juga...hehehe

    jadi nostalgia nih...

    dulu saat masih kecil, sering sekali dinyanyikan "Tak lelo-lelo legung" sama ibu.. :D

    goeztcool says:

    aku jadi ngantuk nih Tante hoammms.....


    nice post..

    tth napa akhirnya gto...awal bahagia berakhir cerita sedih....
    tapi baguz,.aku suka ceritanya..

    Newbie says:

    jadi pengen tidur nie.... :)) i like this.,.

    2012 says:

    Whoooaamm..
    dengerin crita ini jdi pengen ngantuk....

    Hadoh... Nama Mega qo di sebut2 sih... mon14
    He he he... mon5, bercanda...
    Maaf yah...
    Hadoh... Kapan yah da yg nina bo2in Moi lagi...?
    He he he...
    Ada yg mau...?
    Ngeliat mouse Moi di blog Mieny za dah ngantuk, apa lagi membayangkan cerita Mieny...
    ZzzzzZZZzzzzz...
    Ya udah bo2 za deh...
    Met malem Angel...
    ^_^
    Thanks Lullaby-nya...

    wah..
    ngajak tembak2an lagu..
    boleh tuh..

    Wah tante dan keponakan rukun ya...

Posting Komentar

Mini GK author from Gunungkidul, Indonesia

Tiket Promo

Followers